SAMARINDA, etamnews.com – Suasana keakraban tercipta ketika pendiri PT Laut Bontang Bersinar (LBB), Muhammad Lien Sikin, bertemu dengan praktisi hukum dan pengacara senior Kalimantan Timur, DR. (Hc) James Bastian Tuwo, SH.
Pertemuan berlangsung di Sixteen Lounge, Hotel Aston Samarinda, Minggu (8/9/2025) malam.
Agenda tersebut bukan sekadar temu kangen, melainkan juga ajang mempererat hubungan persahabatan lama yang telah terjalin antara keduanya.
Gelak tawa dan perbincangan santai mewarnai suasana, menandakan hubungan personal yang dekat.
Beberapa anggota keluarga Lien Sikin ikut hadir, membuat suasana semakin hangat.
Bagi Lien Sikin, sosok James Bastian bukan hanya sekadar praktisi hukum, tetapi juga sahabat yang telah lama mendampinginya dalam berbagai perjalanan hidup. Pertemuan seperti ini, menurutnya, lebih banyak diwarnai obrolan ringan tanpa nuansa formalitas.
“Ini hanya silaturahmi, tidak ada hal khusus yang bisa saya sampaikan,” kata Lien Sikin singkat saat ditemui usai acara.
Momen silaturahmi ini, menjadi sorotan karena terjadi di tengah polemik pemberhentian Lien Sikin dari jabatan Direktur Utama PT LBB pada 11 Maret 2025.
Keputusan tersebut hingga kini masih menuai kontroversi. Banyak pihak menilai langkah itu, sarat kepentingan dan tidak sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas (UU PT).
Meski Lien Sikin enggan menanggapi lebih jauh, isu tersebut belum mereda.
Sengketa internal PT LBB bahkan disebut berpotensi berlanjut ke ranah hukum, seiring berbagai upaya klarifikasi yang sedang ditempuh.
Pertemuan yang berlangsung lebih dari dua jam itu, ditutup dengan sesi foto bersama antara Lien Sikin dan James Bastian.
Potret kebersamaan tersebut, seakan menjadi simbol eratnya persahabatan mereka, meski di balik itu bayang-bayang polemik PT LBB masih terus mengiringi perjalanan sang pendiri perusahaan. (AI)
![]()










